Rivan Arief's

Mahasiswa Gunadarma
1. Komunikasi berdasarkan Penyampaian
Pada umumnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lain karena manusia tidak hanya makhluk individu tetapi juga makhluk sosial yang selalu mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang terampil berkomunikasi, oleh sebab itu dibutuhkan beberapa cara dalam menyampaikan informasi.
Berdasarkan cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi 2 ( dua ), yaitu :
a. Komunikasi verbal ( Lisan )
  • Yang terjadi secara langsung serta tidak dibatasi oleh jarak , dimana kedua belah pihak dapat bertatap muka. Contohnya dialog dua orang.
  • Yang terjadi secara tidak langsung akibat dibatasi oleh jarak. contohnya komunikasi lewat telepon.
b. Komunikasi nonverbal ( Tertulis )
  • Naskah , yang biasanya digunakan untuk menyampaikan kabar yang bersifat kompleks.
  • Gambar dan foto akibat tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
2. Komunikasi berdasarkan Prilaku
Komunikasi bedasarkan prilaku dapat dibedakan menjadi :
  • Komunikasi Formal , yaitu komunikasi yang terjadi diantara organisasi atau perusahaan yang tata caranya sudah diatur dalam struktur organisasinya. Contohnya seminar.
  • Komunikasi Informal , yaitu komunikasi yang terjadi pada sebuah organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi serta tidak mendapat kesaksian resmi yang mungkin tidak berpengaruh kepada kepentingan organisasi atau perusahaan. Contohnya kabar burung , desas-desus, dan sebagainya.
  • Komunikasi Nonformal , yaitu komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal , yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut. Contohnya rapat mengenai ulang tahun perusahaan.

    3. Komunikasi berdasarkan Kelangsungannya
    Berdasarkan Kelangsungannya , komunikasi dapat dibedakan menjadi :
    • Komunikasi Langsung , yaitu proses komunikasi dilakukan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh adanya jarak.
    • Komunikas Tidak Langsung , yaitu proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat - alat media komunikasi.
  Pada umumnya komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan gerak gerik badan seperti tersenyum,menggelengkan kepala, dan mengangkat bahu. Dalam menyalurkan ide atau solusi harus ada si pengirim (sender) dan si penerima (receiver). Ide-ide yang diambil pun tidak sembarangan, tetapi ada penyaringan dan seleksi untuk diambil ide manakah yang terbaik untuk di ambil dan dilaksanakan untuk oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan bersama,serta visi dan misi suatu organisasi.
Adapun tahapan-tahapan cara menyalurkan ide melalui komunikasi :
                - Ide (gagasan) oleh sender.
                - Perumusan yaitu dalam perumusan ini ide si sender disampaikan oleh kata-kata.
                - Penyaluran (transmitting) yaitu penyaluran ini bisa lisan,tertulis,simbol maupun   isyarat,dll.
                - Tindakan yaitu tindakan ini sebagai contoh perintah-perintah dalam organisasi
                  dilaksanakan.
                - Pengertian yaitu kata-kata si sender dalam perumusan tadi dijadikan ide oleh si penerima.
                - Penerimaan yaitu ide atau informasi ini diterima oleh penangkap berita (receiver).
Dalam membina kerjasama dalam kelompok inilah yang nantinya digunakan dalam rangka membina koordinasi organisasi kesatuan gerak dan arah yang sesuai dengan arah dan tujuan organisasi. Agar tercapai koordinasi dalam kerjasama, pada organisasi itu sangat penting dilaksanakannya komunikasi yang tepat dan se-efektif mungkin sehingga koordinasi dan kerja sama benar-benar dilaksanakan dengan tepat juga.
Indosat didirikan pada 20 November 1967. Didirikan sebagai perusahaan modal asing oleh pemerintah Indonesia dengan nama PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Persero), perusahaan ini mulai beroperasi pada September 1969 sebagai perusahaan komersil penyedia jasa sambungan langsung internasional (IDD). Perusahaan ini membangun, memindahkan, dan melakukan kaidah operasional sebuah organisasi telekomunikasi internasional (International Telecommunications Satellite Organization) disingkat Intelsat, untuk mengakses Intelstat lain (satelit) yang berada di Samudra Hindia dengan durasi kesepakatan 20 tahun hingga 1987. Sebagai konsorsium global organisasi satelit komunikasi, intelstat memiliki dan mengoperasikan beberapa satelit-satelit komunikasi.

   Pada tahun 1980 Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Pada akhir tahun 2008 saham pemerintah Indonesia tinggal 14,3 persen saja, dan sebanyak 65 persen dikuasai oleh QTel.

   Karena sebagian besar kepemilikan Indosat dikuasai oleh pemodal asing QTel (Pemerintah Qatar), maka berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2007 penyelenggaraan jaringan telekomunikasi untuk jaringan bergerak baik seluler maupun satelit, kepemilikan modal asing dibatasi 65 persen. Sementara untuk jaringan tetap berbasis kabel maupun berbasis radio, dengan teknologi circuit switched atau packet switched, modal asing dibatasi maksimal 49 persen. Pada tahun 2008 Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar menegaskan bahwa Indosat diwajibkan melepas lisensi telepon tetap miliknya (fixedline dan wirelessline) jika Qatar Telecom (Qtel) berkeras menambah sahamnya melebihi 49%. Hingga bulan Maret 2011 Indosat belum melepas StarOne, sementara Telkom menyatakan tertarik untuk mengakusisi StarOne yang memiliki ijin untuk telepon tetap, SLJJ, dan SLI ini.

Jelaskan Perubahab Terhadap Strategi dan Taktis pada Perusahaan Strategi perusahaan:
  1. Membentuk suatu system informasi yang terstruktur, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi. Misalnya, dengan membuat papan pengumungan atau pengumuman melalui loudspeaker. 
  2. Buat komunikasi dua arah antara atasan dan bawahan menjadi lancer dan harmonis, misalnya dengan membuat rapat rutin, karena dengan komunikasi yang dua arah dan intens akan mengurangi masalah di lapangan 
  3. Beri pelatihan dalam hal komunikasi kepada atasan dan karyawan, pelatihan akan memberikan pengetahuan dan ilmu baru bagi setiap individu dalam organisasi dan meminimalkan masalah dalam hal komunikasi PT.indosat.

Taktik pada Perusahaan dengan Menggunakan Teknik sebagai berikut :
  1.      Teknik Gantt chart and Gantt Milestone chart
Teknik ini diperkenalkan oleh Henry L. Gantt. Pada dasarnya pembuatan jadwal dilakukan dengan dua sumbu, yaitu sumbu horizontal untuk menggambarkan kurun waktu dan sumbu vertical untuk menggambarkan jenis kegiatan dan pelaksanaan. Langkah-langkah penyusunan Gantt chart adalah :
  • Menentukan tingkat kerincian kegiatan yang akan dimasukkan pada bagan. 
  • Mengidentifikasi urutan-urutan logis (dapat juga secara kronologis) kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. 
  • Memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian masing-masing kegiatan.  
  • Membuat konsep penjadwalan pada bagan. 
  • Mendiskusikan konsep tersebut dengan orang-orang yang akan terlibat dalam pelaksanaan masing-masing kegiatan. 
  • Membuat bagan akhir yang lebih realistis dan telah disepakati oleh semua orang yang terlibat.  
  • Melakukan revisi dan koreksi apabila perlu.

Kelebihan teknik ini adalah bahwa rencana ini dapat dibuat secara sederhana, mudah menghitung waktu dan mencantumkan dalam bagan, mudah dibaca, dan dapat langsung dipakai untuk pemantauan kegiatan. Sedangkan kekurangan teknik ini adalah bahwa cara ini terlalu sederhana jika proyeknya dianggap besar, perkiraan pencapaian kegiatan sulit dilihat, kegiatan-kegitannya sulit digambarkan, indicator-indikator pada kegiatan yang kritis sulit diketahui, hubungan antara kegiatan tidak terlihat, sulit mengecek ketepatan pelaksanaannya, tidak mencerminkan distribbusi beban dan biaya kegiatan, dan sulit diubah jika terjadi perkembangan-perkembangan baru.
Teknik Gantt Milestone chart adalah penjadwalan yang merupakan perbaikan dari Gantt chart, yaitu dengan menambahkan kejadian penting atau tonggak ukuran (Milestone). Penambahan itu adalah adanya kegiatan awal, kegiatan antara, dan kegiatan akhir. Kelebihannya kegiatan kritis dapat diperllihatkan.

  2.      Teknik PERT and NWP

PERT (Program Evaluation and Review Technique) adalah teknik perencanaan yang dikembangkan oleh Booz, Allen, dan Hamilton pada tahun 1958. Dalam teknik ini ada tiga hal penting yang mendasarinya, yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, dan Pengendalian. NWP (Network Planning) adalah hasil dari pengembangan PERT. Kelebihan dari NWP adalah memasukkan unsur keterangan kapan suatu kegiatan dimulai dan berakhir.

  3.      Teknik PKT, PIP, dan APP

Teknik PKT (Pola Kerja Terpadu) adalah teknik pemecahan masalah yang dilanjutkan dengan lankah perencanaan kerja secara komprehensif yang dapat memberikan kepastian kegiatan dan tanggung jawab, baik secara individual maupun kelompok dalam pelaksaan suatu kegiatan. Proses analisisnya terdiri dari empat tahap, yaitu tahap penentuan masalah, tahap pengembangan dan penetapan sasaran, tahap pengembangan dan pemilihan alterbatif, serta tahap penyusunan rencana kerja terinci serta paket kerjanya.
Teknik PIP (Performance Improvement Planning) adalah teknik perencanaan guna menentukan strategi serta langkah-langkah kegiatan yang terkoordinasi untuk mencapai tujuan perusahaan melalui analisis terhadap kekuatan-kekuatan pendorong dan penghambat kinerja perusahaan.


Teknik APP (Analisis Persoalan Potensial) adalah teknik yang digunakan untuk mengamankan rencana atau program yang telah disusun sedemikian rupa.
Dalam organisasi klasik ada empat bidang struktural dimana konflik sering terjadi : 
  1. Konflik Hirarkis, yaitu Konfllik antara berbagai tingkatan organisasi. Manajemen menengah mungkin konflik dengan personalia penyelia, Dewan komisaris mungkin konflik dengan manjemen puncak, atau secara umum terjadi konflik manajemen dan para karyawan. 
  2. Konflik Fungsional, yaitu Konflik antara berbagai departemen  fungsional organisasi. Sebagai contoh klasik, konflik antara departemen produksi dan pemasaran dalam satu organisasai perusahaan. 
  3. Konflik lini-staf, yaitu Konflik antara lini dan staf. Hal ini sering merupakan hasil adanya perbedaan-perbedaan yang melekat pada personalia lini dan staf. 
  4. Konflik formal-formal, yaitu Konflik antara organisasai formal dan informal.
  • Aristoteles
Menurut sang ilmuwan Aristoteles, komunikasi adalah sebuah alat dimana warga masyarakat dapat berpartisipasi dalam demokrasi.
  • Anderson
Anderson mengemukakan komunikasi sebagai proses yang dinamis dan secara konstan berubah sesuai dengan situasi yang berlaku.
  • Hoben
Hoben mendeskripsikan komunikasi sebagai bentuk pertukaran pikiran atau gagasan secara verbal.
  • Dr.Alo Liliweri
Menurut Prof.Dr Liliweri, komunikasi merupakan pengalihan suatu pesan dari satu sumber kepada penerima agar dapat dipahami.
  • Barnlund
Barnlund mengemukakan bahwa komunikasi timbul karena adanya dorongan kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.
  • Redi panuju
Menurut Panuju, komunikasi adalah system aliran yang menghubungkan dan kinerja antar bagian dalam organisasi sehingga menghasilkan suatu sinergi.
  • Djenarmar.SH
Menurut M.Djenamar.DH, komunikasi merupakan seni untuk menyampaikan informasi, ide-ide seseorang kepada orang lain.
  • Everett M.Rogers
Menurut Rogers, komunikasi merupakan proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
  • William Albig
Komunikasi menurut Albig adalah proses pengoperan lambing yang berarti diantara individu-individu.
  • Carl I .Hovland
Hovland menyatakan bahwa komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan untuk mengubah perilaku orang lain.
Rumus yang di gunakanakan adalah : R = N ( N - 1)
keterangan :
 R adalah Relationship tata hubungan yang terjadi sebagai akibat bertambahnya jumlah orang yang melakukan komunikasi .
N adalah Number yaitu jumlah orang yang ada di dalam organisasi

Contoh : 

        
         R = 4 ( 4 - 1 )
            = 4 x 3

            = 12
  • One Way Traffic: Komunkasi satu arah yang artinya komunikasi ini terjadi jika seseorang mengirim berita tidak bermaksud untuk menerima umpan balik (respon) dari orang yang menerimanya secara langsung. Jadi hanya bermaksud memberikan informasi atau menyampaikan perintah dari atasan untuk dikerjakan karyawan.
    Contoh : A B
A.    : Si pengirim berita
B.     : Si penerima berita
Contoh Lain : Acara berita di televisi merupakan contoh dari komunikasi secara tidak langsung karena kita hanya bisa melihat si pembawa berita dan mendengarkan berita – berita apa saja yang dia sampaikan.
  • Two Way Traffic: Komunikasi yang terjadi antara seseorang dengan orang lain dimana kedua orang tersebut sama-sama aktif dalam memberikan tanggapan. Jadi baik komunikator maupun komunikan sama-sama aktif dalam berinteraksi. Two way traffic ini biasanya dilakukan di antara sesama teman atau sesama karyawan yang berada dalam tingkatan struktur organisasi yang sama.
    Contoh : A B
A.    : Si pengirim berita dan juga Si penerima Berita
B.     : Si penerima berita dan juga Si Pengirim berita

ANALISIS ORGANISASI OSIS
Organisasi yang terdiri dari struktur kepempinan guna untuk meminimalisirkan adanya beban fungsi tugas pada satu pihak , maka dibuatnya struktur yaitu pempin organisasi dengan bawahanya.

ONEWAY TRAFFIC/ KOMUNIKASI SATU ARAH
  1. PEMIMPIN/KETUA ORGANISASI OSIS          Biasanya ketua memberi perintah kepada anggotanya dengan menggunakan komunikasi satu arah / one way traffic , memberikan sebuah informasi/perintah dari ketua untuk anggota dengan tidak mengharapakan balasan/respon. 
  2. BAGIAN HUMAS PADA ORGANISASI OSIS
              Biasanya bagian ini bagian yang paling banyak atif dalam komunikasi karena bagian ini berhubungan/berinteraksi langsung pada masyarakat dengan tujuan memperoleh informasi. Untuk menyampaikan informasi tersebut biasanya menggunakan komunikasi satu arah / one way traffic dengan memberi sebuah informasi kepada anggota/ketua/lingkungan tanpa mengharapkan respon. Atau juga dengan menggunakan media media pelengkap seperti memberikan informasi lewat papan mading/sound class

TWO WAY TRAFFIC/KOMUNIKASI DENGAN BEBERAPA ORANG
  1. KETUA ORGANISASI
            Peran ketua sangat berpengaruh dan penting dalam orgaisasi karena tugas nya untuk memberikan pengarahan,informasi dan tanggung jawab dalam suatu rencana yang dibuat. Biasanya sebelum melakukan ativitas seperti acara ketua mengadakan rapat atau diskusi yang dimana terjadinya komunikasi two way traffic karena kegiatan tersebut bukan hanya dengan satu pihak saja tetapi melibatkan banyak pihak untuk mengeluarkan pendapat {respon} . maka dalam hal ini adanya komunikan dan komunikator .